Senin, 20 Desember 2021

artikel

Sejarah Komputer dan Perkembanganya

Sejarah Komputer dan Perkembanganya – Sejak dahulu, proses pengolahan data telah dilakukan oleh manusia. Manusia juga menemukan alat-alat mekanik dan elektronik untuk membantu manusia dalam penghitungan dan pengolahan data supaya bisa mendapatkan hasil lebih cepat. Komputer yang kita temui saat ini adalah suatu evolusi panjang dari penemuan-penemuan manusia sejak dahulu kala berupa alat mekanik maupun elektronik

Saat ini komputer dan piranti pendukungnya telah masuk dalam setiap aspek kehidupan dan pekerjaan. Komputer yang ada sekarang memiliki kemampuan yang lebih dari sekedar perhitungan matematik biasa. Diantaranya adalah sistem komputer di kassa supermarket yang mampu membaca kode barang belanja, sentral telepon yang menangani jutaan panggilan dan komunikasi, jaringan komputer dan internet yang menghubungkan berbagai tempat di dunia.

 

Sejarah Komputer menurut periodenya adalah:

  • Alat Hitung Tradisional dan Kalkulator Mekanik
  • Komputer Generasi Pertama
  • Komputer Generasi Kedua
  • Komputer Generasi Ketiga
  • Komputer Generasi Keempat
  • Komputer Generasi Kelima

   

Sejarah Komputer     


1. Komputer Generasi Pertama (1946­ – 1959)

Dengan terjadinya Perang Dunia II, negara­negara yang terlibat dalam perang tersebut berusaha mengembangkan untuk mengeksploit potensi strategis yang dimiliki komputer.
Hal ini meningkatkan pendanaan pengembangan komputer serta mempercepat kemajuan teknik komputer.
(1) Colassus
(2) Mark I
(3) ENIAC
(4) EDVAC
(5) UNIVAC I
Ciri komputer generasi pertama adalah:
– Penggunaan tube vakum (yang membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar)
– Adanya silinder magnetik untuk penyimpanan data.
– Instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu.
– Setiap komputer memiliki program kode­biner yang berbeda yang disebut “bahasa mesin” (machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya.

 

2. Komputer Generasi Kedua (1959­ – 1964)

Stretch dan LARC

Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi baru ini adalah superkomputer. IBM membuat superkomputer bernama Stretch, dan Sprery­ Rand membuat komputer bernama LARC. Komputer­komputer ini,yang dikembangkan untuk laboratorium energi atom, dapat menangani sejumlah besar data, sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh peneliti atom. Mesin tersebut sangat mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk kebutuhan komputasi bisnis, sehingga membatasi kepopulerannya.
Hanya ada dua LARC yang pernah dipasang dan digunakan: satu di Lawrence Radiation Labs di Livermore, California, dan yang lainnya di US Navy Research and Development Center di Washington D.C. Komputer generasi kedua menggantikan bahasa mesin dengan bahasa assembly. Bahasa assembly adalah bahasa yang menggunakan singkatan­singakatan untuk menggantikan kode biner.

Pada awal 1960­an, mulai bermunculan komputer generasi kedua yang sukses di bidang bisnis, di universitas, dan di pemerintahan. Komputer generasi kedua ini merupakan komputer yang sepenuhnya menggunakan transistor. Mereka juga memiliki komponen­komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini: printer, penyimpanan dalam disket, memory, sistem operasi, dan program.

Pengertian Sistem Operasi Komputer

Sistem Operasi merupakan sebuah penghubung/interface antara pengguna dari komputer dengan perangkat keras komputer. Sebelum ada sistem operasi, orang hanya mengunakan komputer dengan menggunakan sinyal analog dan sinyal digital. Seiring dengan berkembangnya pengetahuan dan teknologi, pada saat ini terdapat berbagai sistem operasi dengan keunggulan masing-masing. Untuk lebih memahami sistem operasi maka sebaiknya perlu diketahui terlebih dahulu beberapa konsep dasar mengenai sistem operasi itu sendiri. Pengertian sistem operasi secara umum ialah pengelola seluruh sumber-daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan (system calls) ke pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan penggunaan serta pemanfaatan sumber-daya sistem komputer.

a) Fungsi Dasar Sistem Operasi Komputer

Sistem komputer pada dasarnya terdiri dari empat komponen utama, yaitu perangkat-keras, program aplikasi, sistem-operasi, dan para pengguna. Sistem operasi berfungsi untuk mengatur dan mengawasi penggunaan perangkat keras oleh berbagai program aplikasi serta para pengguna. Sistem operasi berfungsi ibarat pemerintah dalam suatu negara, dalam arti membuat kondisi komputer agar dapat menjalankan program secara benar. Untuk menghindari konflik yang terjadi pada saat pengguna menggunakan fasilitas yang sama, sistem operasi mengatur pengguna mana yang dapat mengakses fasilitas tersebut. Sistem operasi juga sering  disebut resource allocator. Satu lagi fungsi penting sistem operasi ialah sebagai program pengendali yang bertujuan untuk menghindari kekeliruan (error) dan penggunaan komputer yang tidak perlu.

b) Sasaran Sistem Operasi

Sistem operasi mempunyai tiga sasaran utama yaitu kenyamanan — membuat penggunaan komputer menjadi lebih nyaman, efisien — penggunaan sumber-daya sistem komputer secara efisien, serta mampu berevolusi — sistem operasi harus dibangun sehingga memungkinkan dan memudahkan  pengembangan, pengujian serta pengajuan sistem-sistem yang baru.

c) Jenis-jenis Sistem Operasi

Seperti telah disinggung di depan banyak jenis sistem operasi yang bisa digunakan, antara lain:

  • POSIX,
  • UNIX,
  • MS DOS,
  • MS Windows,
  • LINUX,
  • APPLE, dll.
Dari sekian banyak ada sistem operasi yang interface-nya dengan user (pengguna)
  • berbasis TEXT (DOS, POSIX, LINUX) ada juga yang
  • berbasi GUI (Graphical User Interface) seperti MS Windows
  • dan LINUX (LINUX bisa berbasis TEXT dan berbasis GUI).

Menginstalasi Sistem Operasi Jaringan Berbasis Text

Menginstalasi Sistem Operasi Jaringan Berbasis Textmerupakan modul teknik komputer jaringan teori dan atau praktikum yang membahas dasar-dasar melakukan instalasi sistem operasi komputer yang terhubung dalam jaringan dalam mode text.

Modul ini terdiri dari 4 (empat) kegiatan belajar, yaitu mempersiapkan instalasi sistem operasi jaringan berbasis text, memahami instalasi sistem operasi jaringan berbasis text redhat linux 9, melaksanakan instalasi sistem operasi jaringan redhat linux 9 berbasis text, mengecek hasil instalasi dengan menjalankan sistem operasi jaringan. Dengan menguasai modul ini diharapkan peserta diklat mampu menginstalasi sistem operasi pada komputer yang terhubung dalam jaringan dengan baik.
Kemampuan awal yang dipersyaratkan untuk mempelajari modul ini adalah :
  1. Peserta diklat telah lulus modul / materi diklat Menginstalasi sistem operasi PC dan modul mengoperasikan PC stand alone dengan sistem operasi berbasis text.
  2. Peserta diklat menguasai pengetahuan pengoperasian komputer
  3. Peserta diklat mampu mengoperasikan komputer sesuai dengan instruksi manual book.
  4. Peserta diklat mampu menginstalasi komputer jaringan   

    Menginstalasi PC

    Menginstalasi PCmerupakan modul teori dan atau praktikum yang membahas tentang cara menentukan spesifikasi komputer, merakit/menginstalasi komponen dan peralatan komputer, pengesetan peralatan dan pengujian komputer PC dan peralatannya.

    Modul teknik komputer jaringan ini terdiri dari 5 (lima) kegiatan belajar, yaitu pemilihan komponen dan spesifikasi komputer, cara menginstalasi komponen PC, cara mengkonfigurasi, penambahan peralatan, dan pemeriksaan hasil instalasi.

profil

Navida Adistya

Blog saya

Tentang saya

Gender

Jumat, 17 Desember 2021

perbaikan periferal

 
Perbaikan periferal 
Periferal komputer merupakan peralatan pendukung dari sebuah PC.Terkadang periferal tersebut tidak bekerja sebagaimana fungsinyaatau rusak. Untuk itu perlu dilakukan perbaikan pada periferaltersebut. Sebelum melakukan perbaikan, perlu disusun langkah-langkah persiapan perbaikan sebagai berikut : -Mempersiapkan alat-alat bantu yang digunakan untuk perbaikan,
 -Mendiagnosa kerusakan -kerusakan yang terjadi,
-Menemukan bagaimana cara melak
ukan perbaikan periferal tersebut,
 -Melakukan perbaikan periferal Sedangkan untuk melakukan perbaikan periferal, dibutuhkan beberapaalat bantu atau tools-kit sebagai berikut : beng-Tang -Kuas -Kain kering atau tisu dan cairan pembersih -Penyedot debu mini / vacum cleaner Peralatan yang dibutuhkan untuk perbaikan periferal 
1. Obeng Obeng merupakan alat yang paling penting dalam melakukanperbaikan periferal. Obeng sangat berguna sekali untuk membongkardan memasang periferal untuk selanjutnya dilakukan perbaikan. Obeng ada bermacam-macam bentuknya. Mulai dari obeng (+), obeng (-), serta obeng bintang/kembang. Untuk melakukan perbaikanperiferal perlu dipersiapkan obeng dari berbagai ukuran. 

2. Tang Untuk melakukan perbaikan periferal, digunakan tang cucut dan tangkombinasi. Tang cucut banyak digunakan untuk memegang kepalaskrup atau jumper yang kecil. 

3. Kuas Kuas digunakan untuk membersihkan komponen periferal dari debudan kotoran-kotoran yang menyebabkan kerusakan. Karena masalahkotoran seringkali menjadi penyebab periferal tidak dapat berfungsilagi dengan baik. 

4. Penyedot debu mini Penyedot debu mini fungsinya hampir sama dengan kuas, yaitu untuk menghilangkan kotoran yang menempel pada periferal. Pada ujungpenyedot debu mini dilengkapi dengan sikat dengan ukuran yangberagam dimaksudkan untuk disesuaikan luas sempitnya sudut-sudutpada periferal. Alat ini sangat tepat digunakan untuk membersihkankotoran yang terdapat pada keyboard, fentilasi udara pada monitordan pada fan. 

5. Kain kering atau tissue dan cairan pembersih Kain kering atau tisu digunakan untuk membersihkan kotoran yangmungkin sangat sulit untuk dibersihkan dengan memakai kuas atauvacum cleaner. Kotoran atau debu yang sangat tebal dapatmenghambat kinerja periferal. Tisu juga dapat digunakan untuk memperlancar aliran tinta pada cartridge printer injek, karena sifatnyayang mudah menyerap cairan. 

Sedangkan cairan pembersih dapatdigunakan untuk membersihkan layar monitor, casing, body monitor,dan body printer. Sebelum melakukan perbaikan, perlu disusun langkah-langkahpersiapan perbaikan sebagai berikut : -Mempersiapkan alat-alat bantu yang digunakan untuk perbaikan, -Mendiagnosa kerusakan-kerusakan yang terjadi, -Menemukan bagaimana cara melakukan perbaikan periferaltersebut, -Melakukan perbaikan periferal Untuk melakukan perbaikan periferal, dibutuhkan beberapa alatbantu atau tools-kit sebagai berikut :
 -Obeng 
-Tang
 -Kuas 
-Kain kering atau tisu dan cairan pembersih a. Keyboard Ada beberapa kerusakan yang kemungkinan terjadi pada keyboard yaitu :
1. Keyboard tidak terdeteksi oleh PC Kerusakan yang sering terjadi pada keyboard adalah tidak dikenalnyakeyboard oleh komputer. Pada saat proses booting, tiba-tiba komputer macet dan muncul pesan kesalahan “Keyboard error or no keyboard present”. Pesan tersebut diartikan bahwa pada saat proses booting,komputer tidak mendeteksi adanya keyboard. 
Jika terjadi hal sepertitersebut diatas, yang perlu dilakukan adalah : 
-Matikan kembali komputer dan cek apakah kabel keyboard telahtertancap dengan benar ke CPU.
 -Jika perlu lepas dan tancapkan kembali kabel keyboard tersebutuntuk meyakinkan bahwa koneksi sudah tepat.
 -Jika komputer dihidupkan kembali, dan pesan kesalahan masihmuncul, kemungkinan pertama adalah keyboardnya yang rusak. 
-Coba dengan keyboard yang lain untuk memastikan bahwakeyboardnya yang rusak. 
-Jika dengan mengganti keyboard pesan kesalahan masih tetapmuncul, berarti bukan keyboard yang rusak. Tetapi bisa saja portkeyboard di motherbord yang rusak. 
2. Masalah kedua terjadi pada tombol keyboard Kerusakan lain yang sering terjadi pada keyboard adalah tombol keyboard sering macet untuk ditekan, atau tombol keyboard tertekan terus. 
Hal itu mungkin disebabkan oleh debu yang sudah menumpuk disela-sela tombol keyboard sehingga menyebabkan keyboard macet.Untuk mengatasinya, perlu dilakukan pembersihan pada keyboard.Keyboard dapat dibersihkan dengan menyedot atau menyemprotnya dengan vacuum cleaner atau dapat memakai kuas
Dan juga dapatdibersihkan dengan menggunakan kain lap yang dibasahi dengancairan pembersih atau alkohol. Ingat bahwa proses pembersihan harusdilakukan pada saat komputer mati dan keyboard dilepas dari portnya. 
b. Mouse Ada beberapa kerusakan yang sering terjadi pada mouse yaitu : 
1. Mouse tidak terdeteksi oleh PC Masalah yang sering terjadi pada mouse adalah mouse tidak dikenaloleh komputer. Pada saat proses booting, komputer memunculkanpesan bahwa windows tidak mendeteksi adanya mouse yang terhubung dengan komputer. 
Pesan kesalahan tersebut adalah sepertigambar 9 berikut ini : Analisa pertama sehubungan dengan pesan tersebut adalah kabel mouse tidak terhubung dengan baik. Untuk melakukan perbaikan prosedur yang dilakukan: 
• Matikan komputer. Cek apakah kabel mouse telah terpasang dengan benar. Jika perlu lepas dan pasangkan kembali mousetersebut untuk meyakinkan koneksinya. Pada saat melepas dan memasang mouse komputer dalam keadaan mati agar tidak terjadi konsleting. 
• Setelah itu hidupkan kembali komputer. Apabila pesan kesalahan masih muncul, lakukan analisa selanjutnya. Analisa kedua adalah kemungkinan rusaknya driver yang menghubungkan sistem dengan mouse. Untuk itu perlu melakukan pendeteksian ulang driver secara otomatis dengan windows melalui device manager. Langkah yang dilakukan :
 • Klik kanan My Computer pada desktop windows 
• Pilih properties>>Hardware>>Device Manager. Maka akanmuncul kotak dialog seperti di bawah ini. 
• Klik mouse tersebut dengan menggunakan keyboard denganbantuan tombol Tab . 
 • Hapus drive mouse yang lama dengan menggunakan tombol Remove. 
• Setelah itu restart ulang komputer. Jika sambungan dan driver mouse sudah benar tetapi ternyata mouse tidak terdeteksi oleh windows, ada kemungkinan mouse rusak. Atau kemudian coba dengan mouse yang lain, apakah terjadi hal yang sama. Apabila masih tetap seperti itu, berarti port PS/2 nya yang rusak. 
2. Pointer mouse yang sering meloncat-loncat Masalah lain yang sering muncul adalah pointer mouse yang meloncat-loncat secara acak sehingga pemakai kesulitan untuk menggunakan mouse secara tepat dan presisi.Pada kondisi ini, kemungkinan yang paling besar disebabkan karenakotornya komponen bola mouse.

Karena komponen bola tersebutbanyak bersentuhan dengan mouse pad yang tidak selalu bersih.
, untuk mengatasinya adalah:
 • Buka penutup bola mouse di bagian bawah dengan memutarnya 90 derajat.
 • Keluarkan bolanya dan bersihkan dengan air hangat atau alkohol serta sikat dengan kuas, lalu keringkan.
 • Di bagian dalam mouse dapat diamati adanya tiga buah roda. Dua lebar dan satu yang kecil. Kotoran yang menempel pada komponen tersebut perlu dibersihkan. Demikian juga dengan kotoran yang menempel pada gerigi dan bantalan bola. Lakukan pembersihan dengan hati-hati sehingga tidak merusak komponen-komponen didalamnya. Gambar dibawah ini menunjukkan prosuder langkah - langkah pembersihan "Mouse" : c. Fan Fan merupakan periferal yang sangat penting bagi komputer. Fansangat berpengaruh pada kinerja komputer karena berhubungandengan sirkulasi udara pada komputer. Beberapa masalah yang sering terjadi :
1. Fan pendingin mati Masalah yang timbul komputer akan cepat panas, sering hang, rebootdengan sendirinya dikarenakan fan pendingan mati.

 Langkah – langkahperbaikan adalah: 
• Memeriksa fan yang terdapat dalam casing komputer apakahkabel power sudah terpasang dengan baik.
 • Bersihkan kotoran-kotoran yang ada didalamnya.
 • Lepas penutup poros fan, serta diberi sedikit pelumas supaya gerakan fan tidak ada hambatan. 
• Jika sambungan kabel power sudah benar dan fan sudah bersih dari kotoran tetapi masih tetap mati, kemungkinan besar fan rusak.
 2. Bunyi fan yang berisik Masalah yang lain adalah fan terlalu berisik. Ketika komputer sedangdigunakan, suaranya terdengar sangat berisik sehingga seringmengganggu konsentrasi terhadap pekerjaan. 

Untuk mengetahui darimana asalnya suara fan tersebut, langkah yang diambil : 
• Matikan komputer dan buka casing komputer lalu hidupkankomputer dalam keadaan casing terbuka.
 • Cek apakah mungkin ada kabel yang menyangkut pada fan.
 • Jika ada kabel yang menyangkut pada fan, rapikanlah agar tidak mengenai fan . 
d. Monitor Monitor merupakan komponen output yang digunakan untuk menampilkan teks atau gambar ke layar sehingga dapat dinikmati olehpemakai. Kerusakan yang sering terjadi : 
1. Monitor tidak mau menyala. Pada saat proses booting komputer, tombol power yang terdapat padamonitor sudah ditekan tetapi monitor tetap gelap dan tidak maumenyala. 

Jika masalahnya monitor tidak menyala, maka prosedur yang dilakukanadalah : 
• Pastikan bahwa tombol power dalam keadaan ON. 
• Jika lampu indikator tidak menyala, lihat kabel power baik padamonitor maupun yang ke arah outlet listrik. Pastikan bahwapemasangan sudah benar.
 • Apabila tetap tidak menyala, gantilah dengan kabel power lain.
 • Jika lampu indikator pada monitor hidup dan berwarna orangeatau berkedip-kedip, cek kabel video yang menghubungkanmonitor dengan CPU apakah sudah terpasang dengan baik danbenar. Pastikan sudah terpasang dengan benar.
 • Apabila dengan pengecekan di atas masalah ini tetap tidak teratasi berarti ada problem pada sinyal video board adapter CRT.

Kamis, 16 Desember 2021

modul perawatan periperal

 
modul perawatan peripheral

Untuk melakukan perawatan periferal PC pada dasarnya menggunakan beberapa alat yang digunakan. Alat tersebut pada dasarnya akan menunjang perawatan PC itu. Adapun beberapa alat yang kita gunakan disini adalah: Kuas/Penyedot debu. Kain kering 2 lembar. Cairan pembersih. Obeng. Yang akan saya bahas pada kali ini adalah cara melakukan perawatan periferal pc/komputer dengan melakukan pembersihan pada setiap periferal. Karena biasanya kesehatan dan keindahan sebuah periferal sangat dipengaruhi oleh faktor kebersihan. Jadi cara paling dasar untuk melakukan perawatan periferal adalah dengan cara membersihkannya. Melakukan pembersihan secara rutin akan sangat membantu periferal agar bisa digunakan lebih lama lagi. Karena jika sudah lama tidak dibersihkan, banyak periferal yang sudah kotor oleh debu-debu. Modul TKJ Kelas X Cara Melakukan Perawatan Periferal PC Perawatan Periferal PC Keyboard Keyboard merupakan periferal komputer yang digunakan untuk mengetik. Permasalahan yang sering terjadi pada keyboard adalah beberapa tombol keyboard tidak berfungsi. Dan penyebabnya sendiri, salah satunya adalah kotornya bagian keyboard. Jika bagian keyboard sudah lama tidak dibersihkan, maka debu-debu yang ada akan semakin banyak dan menumpuk. Sehingga keyboard akan menjadi lebih keras ketika ditekan. Lebih parahnya lagi bisa menyebabkan kerusakan pada keyboard. Maka sangat penting melakukan perawatan periferal keyboard ini. Caranya sangat mudah, dengan hanya bermodalkan kuas ataupun penyedot debu sudah bisa untuk membersihkan keyboard. Kalau penyedot debu (mini) akan lebih mudah untuk digunakan, tapi walaupun begitu kuas juga tetap bisa digunakan. Kedua alat tersebut sangatlah membantu. Siapkan kuas/penyedot debu. Jika menggunakan kuas, bersihkan setiap bagian tombol keyboard sampai sela-sela yang tersempit. Pokoknya lakukan sebersih mungkin. Jika menggunakan penyedot debu mini akan lebih mudah lagi, karena tinggal menggerakkan penyedot debu tersebut diatas keyboard, maka debu-debu yang ada akan hilang. Monitor Cara melakukan perawatan periferal PC selanjutnya ditujukan untuk bagian monitor. Monitor merupakan periferal yang digunakan untuk menampilkan output berupa tampilan gambar. Monitor sama halnya dengan keyboard, akan sangat terganggu jika ada kotoran/debu yang menempel. Pandangan akan terasa tidak nyaman ketika melihat monitor. Maka dari itu penting juga melakukan perawatan pada monitor. Untuk caranya hanya menggunakan cairan pembersih dan kain. Usahakan kain yang digunakan memiliki tekstur yang halus dan tidak bersifat merusak. Siapkan cairan pembersih dan kain kering (2 buah) Semprotkan cairan pembersih ke salah satu kain, Lalu usapkan secara perlahan dan merata pada semua bagian layar monitor. Setelah rata, keringkan dengan cara mengusapkan kain yang satu (masih kering) secara merata. Baca Juga Cara Menginstall Windows 10 Lengkap Kipas dan Heatsink Cara melakukan perawatan periferal PC selanjutnya ditujukan untuk bagian heatsink dan kipas. Periferal ini akan sangat berpengaruh sekali ketika komputer digunakan. Karena jika kinerja kipas tidak maksimal, maka otomatis kinerja komputer juga akan menurun karena prosessor terlalu panas tanpa sokongan dari kipas secara maksimal. Lepas kipas dan heatsink dari motherboard. Biasanya akan ada pengait dengan motherboard. Jangan lupa lepas juga kabelnya. Jika sudah terlepas, bersihkan menggunakan kuas yang telah disediakan. Power Supply Power supply berfungsi untuk menyuplai daya ke komponen yang membutuhkan tegangan. Jadi jika power supply sudah tidak berfungsi maka komputer tidak akan hidup. Dan salah satu penyebab kerusakan power supply adalah karena kotor. Lepas power supply. Kemudian bersihkan kipas pada power supply. Bisa juga dengan meniup kipas tersebut agar kotorannya hilang. RAM RAM merupakan periferal untuk menyimpan data secara sementara. Biasanya digunakan untuk menyimpan proses sebuah aplikasi yang berjalan. Cara membersihkannya juga cukup mudah, hanya membutuhkan kuas saja. Bisa juga dengan tambahan penghapus karet. Lepas RAM dari motherboard. Siapkan kuas halus dan penghapus karet. Bersihkan dengan kuas terlebih dahulu, kemudian diikuti dengan penghapus karet. Hard Disk Cara melakukan perawatan periferal PC selanjutnya ditujukan untuk komponen harddisk. Untuk hard disk cukup menggunakan kuas saja. Adapun cara membersihkannya yaitu: Lepas hard disk dari tempatnya. Siapkan kuas lalu bersihkan bagian luar hard disk hingga bersih. Motherboard Setelah semua periferal terlepas dari motherboard, silahkan bersihkan motherboard dengan menggunakan kuas. Lepas motherboard. Bersihkan menggunakan kuas. Harap diperhatikan, berhati-hatilan ketika membersihkan motherboard. Jangan sampai merusakn bagian-bagiannya. Cassing Cassing merupakan bagian luar dari cpu. Fungsinya untuk membungkus dan melindungi periferal yang ada didalamnya. Jika pada bagian cassing ada kotoran/debu yang menempel, maka kemungkinan besar kotoran tersebut akan masuk ke dalamnya dan mengotori periferal yang lain. Untuk itu, bersihkan secara rutin cassing pada bagian luar dan dalamnya agar kotoran tersebut tidak menyebar pada periferal yang lainnya. Bersihkan bagian luar dan dalam cassing menggunakan kuas. Lakukan Perakitan Jika Anda melepas semua periferal, silahkan rakit kembali dengan benar sesuai tempat-tempatnya. Terakhir tinggal lakukan pengetesan apakah semua periferal bisa berjalan dengan normal. Selesai. 


perawatan pc

 

  Tips merawat dan membersihkan komputer atau laptop dengan baik. 

 


1. Perhatikan Aliran Udara PC Anda Pasokan udara pada komputer atau laptop sangatlah penting. Karena masing-masing gadget tersebut akan mengeluarkan panas jika digunakan beberapa lama. Ketika pasokan udara berjalan dengan baik, suhu komputer Anda menjadi teratur. Jika PC atau komputer terus mengalami suhu tinggi (overheat) maka ada risiko kerusakan pada hardware seperti tiba-tiba mati, blue screen, atau lainnya. Biaya yang dikeluarkan untuk perbaikan pada hardware biasanya akan lebih mahal. Agar panas bisa diatasi gunakan heatsink yang memiliki kualitas bagus. Selain itu, bersihkan kipas saat merawat laptop atau PC secara rutin. Anda juga perlu mengganti thermal paste pada prosesor. Hal ini perlu dilakukan pada tahun kedua komputer atau laptop yang telah Anda beli. 
2. Pembaruan Perangkat Lunak dan Driver Kebanyakan pengguna PC komputer tidak memperhatikan software atau driver yang digunakan. Padahal dua hal ini sangat penting karena bisa membantu PC Anda selalu bekerja maksimal. Karena ada kalanya software yang Anda install tidak bisa digunakan jika OS yang Anda miliki tidak diupdate terlebih dahulu. Salah satu cara merawat komputer atau PC adalah dengan melakukan update secara berkala, minimal setiap dua bulan sekali. Karena pada saat itu Windows, Mac atau yang lainnya sudah melakukan update terbaru. Pembaruan ini berfungsi untuk memperbaiki bug, meningkatkan kinerja perangkat lunak, meningkatkan perlindungan, dan lainnya. 
3. Hindari menggunakan PC saat hujan Jika sedang hujan atau akan turun hujan sebaiknya komputer dimatikan terlebih dahulu agar tidak tersambar petir. Apalagi jika komputer terhubung dengan wireless atau modem, segera matikan komputer dan jaringan internet dengan baik agar tidak tersambar petir. 
4. Ganti Prosesor Thermal Paste dan VGA Secara Berkala Langkah terpenting dalam perawatan komputer selanjutnya adalah mengganti paste prosesor secara berkala. Paste atau thermal paste biasanya akan mengering saat digunakan, oleh karena itu agar komputer tidak overheat, thermal paste harus diganti. Thermal paste bisa didapatkan di hyperstore atau toko komputer. Harganya bervariasi tergantung kualitasnya, mulai dari 20 ribu hingga ratusan ribu. Selain pasta prosesor, pasta VGA atau GPU juga perlu diganti. Untuk mengganti thermal paste VGA, lepas dulu kipas heatsink yang terpasang. 
5. Membersihkan Debu yang Menempel pada Komponen PC Setelah melakukan beberapa cara di atas, maka langkah selanjutnya adalah membersihkan semua komponen yang masih menempel, seperti hard disk, power supply, LAN card, VGA, dan beberapa komponen kotor lainnya. Anda bisa membersihkannya dengan menggunakan sikat yang lembut, bersihkan dengan hati-hati karena biasanya komponen ini rawan tergores atau tertekuk. Nah, itulah tata cara perawatan komputer yang benar agar komputer awet dan tahan lama. Pastikan Anda selalu melakukan perawatan rutin agar software dan hardware komputer selalu dalam kondisi prima. Semoga tips singkat ini bermanfaat untuk Anda.

perbaikan sistem ulang pc


perbaikan sistem ulang pc
 


Melakukan Perbaikan Dan Atau Setting Ulang Sistem PC Pemeriksaan PC Melalui Diagnosa Sistem

Untuk memeriksa kondisi hardware pada komputer perlu dilakukan diagnosa. Pada komputer dikenal tiga jenis diagnosa, yaitu : POST (Power-On Self-Test) Diagnosa umum (routine) Diagnosa mencari dan memecahkan kerusakan 
1. Langkah-langkah POST Setiap kali komputer dihidupkan secara otomatis akan memulainya dengan langkah diagnosa yang dikenal dengan POST. POST ini akan memeriksa dan menguji semua komponen-komponen sistem. Jika saat POST terjadi problem, suatu pesan akan disampaikan pada pengguna. Pesan tersebut dapat berupa : pesan tampilan di layar, suara beep, atau kedua-duanya. Indikasi dari adanya masalah sewaktu POST dinyatakan : Kode kesalahan : dua sampai lima digit angka Pesan kesalahan : pesan singkat dalam bahasa Inggris (ada beberapa pesan yang menunjukkan problemnya) Kode beep : suara beep berurutan Dengan sangat bervariasinya pabrik pembuat motherboard dan ROM BIOS maka kode beep yang diberikan juga bervariasi artinya untuk kerusakan yang sama akan diberikan kode beep yang berbeda yang dikarenakan adanya perbedaan pabrik pembuat ROM BIOS atau motherboard. Pengujian semua memori termasuk dalam langkah POST ini. Lamanya pengujian tergantung dari besar kecilnya kapasitas memori yang terpasang. Akan tetapi POST tidak mengecek semua peralatan tambahan/perluasan seperti : printer, modem, dsb. Adapun langkah-langkah POST adalah sbb : Tes CPU: interupsi ditutup, pengetesan flag internal, dan pengetesan register internal Test checksum ROM BIOS: pengetesan checksum ROM BIOS. Hasil checksum LSB harus nol. Tes Timer 1: Timer 1 8253 diprogram pada operasi mode 2, pengecekan pada akses dasar pencacah, pengecekan pada pencacah. Tes DMAC: pengetesan pada semua saluran register alamat dan register pencacah DMA, inisialisasi saluran 0 DMA, inisialisasi timer 1, memulai siklus memori refresh. Tes 16 KB DRAM: pengetesan pada 5 pattern yang berbeda AAH, 55H, FFH, 01H, 00H tulis dan baca kembali. Inisialisasi Interrupt controller: control word dikirim untuk inisialisasi mode interrupsi, pengesetan vector interupsi di memori. Tes Interrupt controller: seting dan pengesetan ulang register interupsi, menempat-kan stack-stack kesalahan interupsi. Inisialisasi Timer 0: timer 0 diinisialisasi pada operasi mode 3, cek timer 0. Tes CRT controller: inisialisasi CRT controller, test RAM video, cek sebagian parity error, setup mode video melalui pembacaan konfigura-si, pengujian pewaktuan dan signal sinkronisasi gambar. Tes DRAM di atas 16KB: pengetesan pada 5 pattern yang berbeda AAH, 55H, FFH, 01H, 00H tulis dan baca kembali, jika ada kesalahan akan ditampil-kan alamat kesalahan dan data di layar. Tes Keyboard: cek keyboard dengan kondisi keyboard reset, cek penekanan kunci pada keyboard. Tes Disk drive: cek semua card adapter disket dan disk drive yang terpasang, POST memanggil sistem operasi dari disk. Langkah-langkah POST di atas dapat diringkas sebagai berikut : Test 1 (Basic System): cek power supply, MPU, bus, dan ROM (langkah a-b) Test 2 (Extended System): cek system timer, DMAC, 16KB lokasi awal DRAM dan PIC (langkah c-h) Test 3 (Display): cek sistem pengendali signal video pada card monitor dan VRAM (langkah i) Test 4 (Memory): cek lokasi DRAM di atas 16KB dengan disampling / dicuplik (langkah j) Test 5 (Keyboard): cek keyboard (langkah k) f) Test 6 (Drive): cek adapter card dan peripheral disk drive dan hard disk (langkah l) 2. Pesan Kesalahan Selama POST Test 1 (Basic System Error), sistem terhenti dengan tanpa tampilan dan suara beep, walaupun kursor mungkin nampak. Test 2 (Extended System Error), satu suara beep panjang diikuti dengan satu suara beep pendek, dan eksekusi POST terhenti. Test 3 (Display Error), satu suara beep panjang diikuti dengan dua suara beep pendek, dan POST melanjutkan dengan test berikutnya. Test 4 (Memory Error), ada tampilan angka yang menunjukkan kode kesalahan. Test 5 (Keyboard Error), ada tampilan angka yang menunjukkan kode kesalahan. Test 6 (Drive Error), ada tampilan angka 601, 1780, atau 1781 yang menunjukkan kode kesalahan. Troubleshooting Motherboard Untuk mencari atau menentukan jenis kerusakan yang ada pada PC diperlukan pemeriksaan terhadap kondisi hardware pada komputer. Pemeriksaan ini meliputi : POST (Power-On Self-Test), diagnosa umum (routine), dan diagnosa mencari dan memecahkan kerusakan. Dari hasil pemeriksaan ini maka akan diketahui lokasi kerusakan dan jenis komponen yang rusak untuk kemudian dilakukan perbaikan terhadap bagian yang mengalamai kerusakan tersebut. 
1. Troubleshooting Motherboard
 a). Permasalahan yang mungkin terjadi Sistem komputer terdiri dari motherboard, daughter boards, power supply, floppy drives, monitor, keyboard, dan beberapa peralatan yang terhubung melalui konektor dan kabel. Masalah dalam satu peralatan akan berpengaruh terhadap operasi peralatan lainnya dan kadang-kadang mengganggu sistem operasi. Pengecekan berikut akan membantu memecahkan masalah. ‹ Cek sambungan kabel power supply utama dan kabel tegangan DC. ‹ Cek sambungan kabel keyboard. ‹ Cek sambungan kabel monitor dan kabel daya monitor. ‹ Cek konfigurasi setting CMOS ‹ Cek sambungan kabel power dan kabel data drive. ‹ Cek semua daughter board atau card yang terpasang pada slot I/O ‹ Cek sambungan saklar reset ‹ Cek posisi kunci keyboard ‹ Cek semua IC yang terpasang ‹ Cek disket boot di drive A ‹ Cek sambungan speaker Setelah semua pengecekan dilakukan, hidupkan saklar power dan cari pesan kesalahan POST. Dari pesan POST permasalahan dapat dilokalisir dan diperbaiki. Ketika POST tidak dapat berjalan, maka masalah terjadi pada motherboard dan rangkaian didalamnya. Dengan mengecek signal pada slot I/O masalah kerusakan pada motherboard dapat diidentifikasi sebab semua signal CPU terhubung ke slot I/O. b). Procedure Diagnosa dan Troubleshooting Cek Power Supply Cek level tegangan power supply pada slot I/O Diagnosa ‹ Apakah card utama tersambung dengan baik ? ‹ Apakah kipas power supply berputar ? ‹ Apakah sambungan P8 dan P9 tersambung dengan baik ? Jika level tegangan tidak ada pada pin sambungan P8 dan P9 power supply, maka permasalahan ada pada rangkaian power supply. Perbaiki power supply dengan cara mengganti dengan power supply yang baru. Cek Signal clock Ukur signal CLK, OSC, PCLK, RESET DRV, I/O CH RDY, I/O CH CHK pada pin slot I/O dengan memakai logic probe atau osiloskope. Diagnosa Jika tidak ada signal CLK, OSC, PCLK, cek kristal dan rangkaian pembangkit clock. Jika RESET DRV selalu tinggi, periksa signal power good, rangkaian power on reset dan kondisi saklar reset manual. Jika tidak ada signal I/O CH RDY dan I/O CH CHK lepas dan periksa semua daughter boards. Jika masih bermasalah, permasalahan ada pada motherboard dan tempat rangkaian. Cara perbaikannya adalah gantilah motherboard tersebut dengan motherboard yang baru. Cek CPU dan DMA Cek signal ALE, MEMR, MEMW, IOR, IOW, AEN dengan memakai logic probe atau osiloskope. Diagnosa Apabila signal ALE, MEMR, MEMW, IOR, IOW bukan pulsa, cek motherboard bagian CPU Apabila signal AEN bukan pulsa, cek bagian DMA. Cara perbaikannya adalah gantilah motherboard tersebut dengan motherboard yang baru. Cek Cek Keyboard Cek signal KBCLK, KBDATA pada keyboard Reset sistem dan tekan kunci pada keyboard cek signal pada jalur data keyboard Diagnosa Jika KBCLK dan KBDATA ada dari keyboard kerusakan ada pada jalur motherboard. Cara perbaikannya adalah gantilah motherboard tersebut dengan motherboard yang baru. Jika KBCLK dan KBDATA tidak ada dari keyboard kerusakan ada pada keyboard. Troubleshooting power supply Pengecekan secara umum fungsi power supply adalah: 1. Untuk jenis TX Jika saklar power dihidupkan, maka kipas akan berputar, tegangan pada soket P8 dan P9 bila diukur dengan memakai voltmeter. Khusus untuk signal power good jika diukur dengan voltmeter akan bertegangan +5V sesaat kemudian turun menjadi mendekati 0V ketika saklar power dihidupkan. 
2. Untuk jenis ATX Jika saklar power dihidupkan atau kabel daya dicolokkan, maka kipas diam, semua tegangan pada soket bila diukur dengan memakai voltmeter akan nol, kecuali pada pin 9 adalah +5V sebagai sumber tegangan pada posisi stanby. Jika pin 14 dihubungkan sesaat dengan pin 9 dengan memakai kabel, maka kipas akan berputar, tegangan pada setiap pin soket 20 bila diukur dengan memakai voltmeter. Khusus untuk signal power good jika diukur dengan voltmeter akan bertegangan +5V sesaat kemudian turun menjadi mendekati 0V ketika power dihidupkan. 
3. Kemungkinan Kerusakan Mati total (tidak ada tegangan keluaran pada semua pin) Tegangan keluaran tidak stabil Tegangan keluaran +12V lebih besar Tegangan keluaran +12V drop Tidak ada tegangan keluaran +5V Tidak ada signal tegangan pada power good 4. Procedure dan troubleshooting Cek keberadaan sumber tegangan dari jala-jala, jika tidak ada (berarti kerusakan ada pada sumber tegangan/mati perbaiki jalajala/tunggu hingga hidup), jika ada lakukan pengecekan berikutnya. Cek kabel power dan konektor dengan memakai multimeter. Jika putus sambung/ganti dengan kabel yang masih baik, jika baik lakukan pengecekan berikutnya. Cek kipas apakah berputar, jika ya/tidak lakukan pengecekan berikutnya. Cek semua pin tegangan keluaran DC pada konektor, jika normal dan kipas tidak berputar periksa kabel dan konektor kipas jika baik ganti kipas, jika tidak ada tegangan keluaran lakukan pengecekan berikutnya. Cek saklar on/off pada power supply. Jika rusak ganti dengan yang baik, jika baik ganti power supply yang baik atau lakukan pengecekan berikutnya. Cek soldiran, jalur, sambungan komponen, dan komponen elektronik (komponen aktif : Dioda, transistor atau SCR dan komponen pasip : resistor, kapasitor, PTC, sekering).Jika ada yang rusak ganti dengan yang baik. Jika tegangan tidak stabil kemungkinan kerusakan pada kondensator elektronik setelah dioda penyearah dari sumber 110/220V. Jika Tegangan keluaran +12V naik/drop kemungkinan kerusakan pada kondensator elektrolit pada jalur ini atau IC regulator. Jika Tegangan keluaran +5V tidak ada kemungkinan kerusakan pada dioda penyearah atau kondensator elektrolit pada jalur ini atau IC regulator. Signal power good tidak ada kemungkinan kerusakan ada pada rangkaian power good berupa kerusakan kondensator elektrolit/diode/transistor/resistor. Troubleshooting Keyboard Keyboard Beberapa model keyboard, yaitu : 83-Key PC Keyboard 84-Key AT Keyboard 84-Key Space-Saving Keyboard 101-Key Keyboard Other Keyboard Styles Setiap tombol/kunci pada keyboard IBM dinyatakan dengan empat pengenal : Karakter yang diperlihatkan pada permukaan penutup kunci Kode karakter dari setiap karakter penutup kunci Kuncinya kode pembacaan Angka desimal tempat kunci Kunci-kunci pada keyboard dapat terganggu atau tidak berfungsi karena : tersumbat kotoran per atau plat saklarnya lemah jalurnya putus rusaknya chip yang ada didalamnya Untuk mengatasi hal tersebut, maka keyboard perlu dirawat dengan cara : 
1) menghindari masuknya kotoran dan binatang ke keyboard 
2) memberikan sirkulasi udara yang cukup pada keyboard Jika terjadi gangguan, maka langkah-langkah yang harus dilakukan, yaitu: melepas penutup kunci membersihkan semua kotoran yang ada di dalamnya memperbaiki per atau plat kunci yang terganggu menutup kembali penutup kunci seperti semula Troubleshooting Keyboard Bag-2 Pengecekan secara umum fungsi keyboard adalah : Periksa saklar XT/AT (saklar harus pada posisi AT untuk sambungan ke sistem AT) Periksa kunci keyboard pada panel depan sistem apakah dalam kondisi terbuka Periksa sambungan dan kabel keyboard apakah tersambung baik dengan sistem board. Sambungan yang kurang baik akan menimbulkan masalah. Periksa nyala LED pada keyboard selama power on apakah berkedip Kemungkinan Kerusakan : Keyboard tidak beroperasi penuh Beberapa kunci tidak berfungsi Kunci rusak atau tertekan Kerusakan interface keyboard Kerusakan konektor keyboard Kerusakan kabel keyboard Procedure dan troubleshooting : 
1) Kerusakan keyboard pada Mikrokontroller keyboard, soldiran komponen pasif pada keyboard kering, jalur PCB pada keyboard putus. Atau dapat juga disebabkan oleh rangkaian interface dalam unit sistem rusak. Untuk mengisolasi daerah kerusakan dengan mudah dapat dilakukan dengan cara menyambungkan keyboard yang baik ke unit sistem, jika masalahnya hilang maka kerusakan pada keyboard dan jika tidak maka kerusakan pada rangkaian interface di unit sistem. 
2) Rangkaian logika pendekode baris atau kolom dalam keyboard atau jalur PCB putus atau soldiran kering atau kontak lepas. Masalah ini dapat diselesaikan dengan mengganti keyboard yang baik. 
3) Pir saklar putus atau tertekan. Untuk itu perlu diganti.
 4) Chipset keyboard pada motherboard. Untuk ini ganti IC chipset (SMD IC) atau ganti motherboard yang baik. 
5) Kerusakan akibat putus tertarik atau frekuensi penggunaan. Untuk itu ganti konektor keyboard. 
6) Kabel keyboard putus dicek dengan memakai multimeter, kemudian disambung. Pemakaian Software Diagnostik Untuk pengetesan fungsi keyboard dapat memakai software checkit, QA plus, PC tools, dan Norton utilities. Fasilitas yang diberikan pada software ini adalah pengecekan ditekan atau tidak tombol-tombol kunci keyboard.
MATERI X TKJ


mendiagnosis permasalahan PC dan periperal

 Mendiagnosis Permasalahan Pengoperasian PC Dan Peripheral
 

Beep : bunyi speaker yang dikeluarkan komputer pada proses post atau padasaat ada kesalahan/gangguang tertentu. Suara yang muncul melaluispeaker komputer, umunya menunjukkan adanya kesalahan dalamprogram yang sedang berjalan. Beep dapat ditambahkan dalam programyang dibuat dengan menyisipkan kode ASCII 7
 
BIOS : Basic input output system.
Software yang dipasang pada chipkomputer:untuk mengatur operasi dasar seperti setting layar, harddisk,dan booting. Bagian dari sistem operasi yang bisa mengidentifikasi setprogram yang digunakan untuk mem-
boot 
komputer, sebelummenempatkan disket sistem. BIOS terdapat di ROM (
Read Only Memory 
)dari sistem dan umumnya tersimpan secara permanen. Program yangdigunakan mikroprosesor untuk menyalakan komputer. BIOS jugamengatur aliran data antara sistem operasi komputer dan perangkattambahan yang terhubung pada komputer.
 
Booting : 
Proses menghidupkan komputer.
 
Bus : 
Saluran yang terdiri dari sekumpulan jalur yang sejenis. Sekumpulan kabelyang merupakan alat transportasi informasi ke semua peralatan dalamsistem. Informasi tersebut dapat berupa data, perintah atau alamat.
 
CMOS : 
Compelementary Metal Oxide Semiconductor.
RAM kecilberukuran 64 byte yang menyimpan setting BIOS saat komputer sedangdimatikan. CMOS merupakan perluasan
 
dari teknologi MOS yang menghasilkan IC dengan kebutuhan tenaga baterai rendah.CMOS digunakan untuk menyimpan program konfigurasi, programdiagnostik dan informasi tanggal dan waktu pembuatan file yang tidak akan hilang meskipun komputer dimatikan.

Mendiagnosis permasalahan PC yang tersambung jaringan

  Mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC yang tersambung jaringan
  • Komputer  yang  terhubung  jaringan  sering  kali  mengalami  gangguan kerusakan   baik   dari   sisi   hardware   atau   software.   Hal   ini disebabkan oleh banyaknya pengguna komputer yang terhubung dalam sistem jaringan.

Faktor-faktor  yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada Jaringan komputer adalah:

  • Tegangan Listrik Mati dapat menyebabkan gangguan apabila tegangan yang dihasilkan tidak stabil, sering terjadi naik dan turun atau mati mendadak dari sumber PLN
  • Mati atau tidak berfungsinya komponen pada jaringan
  • Tegangan listrik dapat menyebabkan ganguan apabila tegangan yang dihasilkan tidak stabil, sering terjadi naik dan turun atau mati mendadak dari sumber PLN.
  • Komputer  yang  kita  gunakan  sering  mati  mendadak  karena  sumber listrik  mati  dapat  menyebabkan  komputer  yang  kita  gunakan  akan cepat    rusak.  Sehinga  akan  mempengaruhi  jaringan  apabila  terjadi kerusakan pada komputer workstation maupun di komputer server.
  • Dalam  sistem  jaringan  LAN  sering  kita  menyebut  permasalahan yang menyebabkan seluruh atau sebagian jaringan terganggu disebut jaringan  dalam  kondisi  down.
  • Down  dalam  jaringan  LAN lebih  mudah  diatasi  karena  kita  dapat  mendeteksi  melalui  indikator-indikator yang diperlihatkan oleh komponen jaringan antara lain :
    • Server
    • Workstation
    • Hub/switch
    • Network Interface Card (Kartu jaringan)
    • Kabel dan konektor

Server 

Apabila komputer server mengalami kerusakan  atau  gangguan  secara  otomatis  seluruh  jaringan  tidak berfungsi karena server merupakan pintu masuk dan sebagai pusat jaringan. Jadi apabila seluruh jaringan tidak dapat berfungsi berarti terjadi gangguan atau kerusakan pada server Workstation

Apabila terjadi   kerusakan   pada   komputer   workstation   berarti   komputer yang digunakan tidak dapat masuk dalam jaringan sehingga tidak dapat  berkomunikasi  dengan  komputer  server  maupun  komputer lain dalam jaringan. Hub/switch
Apabila  terjadi  kerusakan  pada  Hub  dapat  dilihat pada  lampu  indikator  power  dan  lampu  indikator  untuk  masing-masing   workstation.   Apabila   lampu   indikator   power   Hub/switch mati   berarti   kemungkinan   besar   Hub   tersebut   rusak  Network Interface Card (Kartu jaringan)
Indikator yang dapat dilihat dalam kerusakan kartu jaringan adalah matinya lampu indikator yang terdapat pada kartu jaringan dan lampu indikator di Hub/switch  saat  komputer  telah  hidup  dan  konektifitas  kabel  dari kartu jaringan dan hub/switch telah baik
Kabel dan konektor
Jenis  kabel  serat  optik  menggunakan  konektor  SC  dan  ST. Gangguan atau kerusakan pada kabel dan konektor jenis serat optik   sangat   jarang,   tetapi   memerlukan   penanganan   secara khusus untuk perawatan jaringan Gangguan atau kerusakan   pada   kabel   UTP adalah lampu indikator   yang   tidak   hidup   pada   kartu   jaringan   atau   padaHub/switch. Hal tersebut dikarenakan konektor   yang   tidak terpasang  dengan  baik  (longgar),  susunan  pengkabelan  yang salah dan kabel putus. Kabel  jenis  coaxial memiliki akses yang cukup lambat bila dibandingkan jenis kabel lainnya   dan   sering   terjadi   gangguan   karena   konektor   yang longgar  (tidak  konek),  kabel  short  dan  kabel  terbuka  resistor pada terminating conector.


modul menginstall PC

  

Langkah-langkah Cara install Windows 10

  1. Nyalakan komputer atau Laptop. Khusus yang memakai Flashdisk sebagai media instalasi, masukan terlebih dahulu Flashdisknya sebelum PC dinyalakan, agar terdeteksi sama PC.
  2. Atur “Boot” atau “Booting” Pertama di Menu “BIOS”
    Masuk Menu “BIOS” dengan menekan tombol “Del” terus-menerus dengan cepat SAAT menyalakan PC, mungkin pada merk lain dapat mencoba menekan tombol F1 / F2 / F9 / F10. Mungkin juga sambil menekan tombol “fn” sama-sama dengan F1 / F2 dst, supaya tombol tersebut berfungsi.Sesudah masuk Menu “BIOS”, kemudian cari “Boot” dan Pastikan Booting pertama menggunakan DVD ATAU Flashdisk sebagai medianya. “
  3.  Masukan “DVD Windows 10 installer” buat yang memakai “drive-optic” sebagai medianya.
  4. Jika pengaturan “Boot” sudah benar, maka simpan atau “save” dan “restart”, nanti akan tampil seperti gambar dibawah, kemudian tekan “ENTER” untuk memulai proses instalasinya.
  5.  Pilih Bahasa “English” kemudian klik “Next”.
  6.  Klik “Install now” untuk melanjutkan.
  7. Masukan “Product Key” windows 10.
  8.  kotak kecil dibagain bawah “I Accept the license terms”, dan kemudian klik “Next”.
  9. Pilih “Custom: Install Windows only (Advanced)”. Ini adalah prosedur “Clean Install” dan mulai instalasi dari awal agar sistem operasi terbebas dari virus dan bersih.
  10. Atur Partisi untuk memilih penginstalan sistem sesuai dengan keinginan. Tapi harap di ingat Partisi sistem operasi sebelumnya harus dihapus dengan menekan “Delete” kemudian ganti dengan partisi baru. Pengaturan ini bisa dilakuin memakai kursor mouse yang di atur pada partisi tertentu, nanti tombol pengaturan lengkap akan tersedia.
    • “New” untuk membuat Partisi baru.
    • “Delete” untuk menghapus Partisi.
    • “Format” untuk format Partisi.
    • Harap diperhatikan, Pastikan Partisi yang berisi data penting tidak terhapus, ini merupakan langkah yang sangat penting dan harus hati-hati, dan jika tidak yakin simpan aja dulu data penting pada tempat lain yang aman dan ulangi lagi prosesnya dari awal.
    • Atur kursor pada partisi yang diinginkan untuk instalasi windows yang baru, kemudian klik Next seperti gambar di atas untuk melanjutkan.
  11. Memulai proses transfer dan instalasi secara otomatis.
  12. Tahap ini berlangsung otomatis, nanti akan “restart” juga secara otomatis selama beberapa kali dan biarkan saja jangan klik apapun sampai pada gambar berikutnya.Kalo waktu proses ini ada “error” (getting files ready for installation), itu artinya memori kurang bagus alias rusak, bisa di coba ulang kembali prosesnya atau ganti memorinya.
  13. Bagi yang memakai Flashdisk, maka Flashdisknya WAJIB dicabut ketika restart, agar tidak terjadi pengulangan.
  14. Setelah restart otomatis beberapa kali, nanti diminta memasukan data nama dan pengaturan.

Silahkan Download File pdf cara menginstal windows 10: contoh-file.zip

komponen input proses dan output beserta penjelasannya

 Perangkat Input dan Output – Komputer memiliki perangkat yang terdiri dari perangkat input dan output. Perangkat input maupun output memiliki peran penting dalam mengerjakan fungsi masing-masing. Selain itu ada juga yang disebut sebagai hardware dan software.

Input dan output biasanya dilambangkan dengan I/O, merupakan sistem mikroprosesor yang dipakai untuk menghubungkan perangkat luar dengan komputer. Benda yang termasuk dalam perangkat input dan output diantaranya mouse, keyboard, flashdisk, joystick, monitor, serta printer.

Pengertian input

Input adalah masukan. Jadi, perangkat input pada komputer berarti perangkat masukan yang memberi perintah langsung berupa informasi digital pada pengguna. Benda ini dapat dilihat dan diraba, bukan seperti perangkat lunak komputer yang sifatnya tidak dapat diraba karena berupa 2 dimensi.

Perangkat input merupakan perangkat pendukung yang berfungsi untuk memudahkan pengguna dalam menggunakan alat komputasi ini. Berikut ini adalah daftar contoh perangkat input beserta penjelasannya.

Contoh komponen input:


 

  1.  keyboard merupakan papan berisikan tombol huruf dan angka. Keyboard sering digunakan untuk memberi perintah kepada komputer, mengetik dokumen, atau menjalankan proses input lainnya.
  2. Mouse
     alat yang bisa digunakan untuk mengendalikan pergerakan kursor yang ada di layar. Mouse memiliki dua bagian tombol yang ketika diklik bisa menghasilkan perintah tertentu. Fungsi utama mouse ialah menggerakkan kursor, membuka dan menutup program, dan lain sebagainya.
  3. Mikrofon
    Alat input ini sering dipakai untuk memasukkan data atau perintah dalam bentuk suara. Mikrofon juga sering digunakan untuk berbicara dengan lawan bicara yang terhubung dengan internet.
  4. Scanner
    Merupakan alat yang sering dimanfaatkan untuk mengubah materi cetak, seperti teks atau gambar, ke bentuk yang bisa dibaca atau dilihat di komputer.
  5. Web cam
    Alat ini sering dipasang di bagian atas komputer atau laptop. Web cam dimanfaatkan untuk mengambil dan gambar atau video dan kemudian dikirim ke orang lain.
  6. Joystick
    Adalah salah satu alat input komputer yang bisa digerakkan ke berbagai arah. Dalam Bahasa Indonesia, joystick sering disebut tuas kontrol. Umumnya joystick dipakai oleh gamers, agar lebih leluasa saat bermain.
     

 Pengertian Output

Output berarti ‘luar’. jadi perangkat output atau output device adalah komputer yang dapat menghasilkan atau menampilkan keluaran (output) dari hasil pengolahan data. Data diolah oleh komputer lalu dikeluarkan berupa produk.

Alat yang mampu menghasilkan produk dari olahan data komputer inilah yang disebut perangkat output. Produk itu bisa berupa suara, video, cetakan (hardcopy), teks, gambar, foto, dan sebagainya. Berikut ini adalah contoh alat-alat output.

Contoh komponen output


 

  1. Monitor
    Monitor adalah bagian unit komputer yang menampilkan visual data, gambar atau program yang sedang dijalankan. Monitor terdiri atas berbagai jenis, ada yang LCD, flat dan lain sebagainya.
  2. Speaker
    Speaker sering juga disebut pengeras suara. Biasanya speaker dipakai untuk mendengarkan musik, suara ataupun bentuk audio lainnya.
  3. Printer
    Adalah alat output komputer yang sering dipakai untuk memproduksi data dalam bentuk fisik. Data yang bisa dihasilkan lewat printer diantaranya teks, gambar dan tangkapan layar video.
  4. Plotter
    Adalah alat output komputer yang dimanfaatkan untuk mencetak hasil desain grafis dalam ukuran besar. Fungsinya hampir sama seperti printer, hanya saja plotter berfokus untuk mencetak hasil grafis dengan ukuran besar.
  5. Proyektor
    Alat ini sering digunakan untuk menampilkan data ke dalam bentuk tampilan yang lebih besar. Proyektor digunakan dengan cara dihubungkan ke komputer atau laptop, untuk layar proyektornya bisa berupa dinding atau layar putih besar.


Processing

Processing adalah peralatan atau komponen komputer yang digunakan untuk menjalankan aktivitas atau perintah. Keseluruhan komponen processing harus dirakit dengan benar dan tepat.

Contoh komponen processing adalah:


 

  1. Prosesor
    Prosesor dapat juga disebut CPU (Central Processing Unit). Prosesor merupakan komponen elektronik yang digunakan untuk menafsirkan serta menjalankan perintah. Prosesor menjadi bagian terpenting dalam komputer yang menjadi pengontrol aktivitas.
  2. Motherboard
    Sering disebut pula mainboard. Motherboard merupakan papan sirkuit yang terdiri atas semua komponen penting dalam komputer, seperti CPU, VGA Port, USB Port dan lain sebagainya.
  3. Power supply
    Adalah perangkat yang digunakan untuk mengisi daya atau tegangan ke dalam komponen komputer. Power supply berfungsi untuk mengubah tegangan AC ke taraf tegangan lainnya.
  4. RAM
    Merupakan singkatan dari Random Access Memory. RAM merupakan media penyimpanan sementara untuk komputer. RAM hanya bekerja saat komputer dalam kondisi menyala, ketika sudah mati maka penyimpanannya akan kosong kembali.